Rekaman CCTV Kosong, M Bukan Pelaku
Denpasar (Bali Post)
Penyidik Reskrim Poltabes Denpasar tampaknya harus bekerja keras mengungkap siapa pelaku penusukan terhadap Kapten Susanto. Sebab, setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV di cyber crime Polda Bali, ternyata hasilnya kosong. Artinya, saat keributan yang terjadi di New Star (eks Dewata Karaoke-red), Jalan Gunung Soputan, Denpasar, rupanya tidak terekam CCTV.
Dikatakan, CCTV yang terpasang di sekitar Gedung New Star, masih dalam tahap percobaan. Akibatnya, CCTV itu tidak bisa merekam secara penuh, termasuk merekam kejadian penusukan terhadap anggota TNI tersebut. 'Hasil rekaman CCTV kosong. Makanya, kami mengalami kendala untuk mengungkap siapa pelaku penusukan itu,' ujar sumber di Poltabes Denpasar, Kamis (2/7) kemarin.
Bagaimana soal pria berinisial M yang sempat diperiksa penyidik Poltabes Denpasar dan diduga sebagai pelaku penusukan Kapten Susanto itu? Setelah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik, pria berinisial M itu diindikasikan tidak ikut melakukan penusukan terhadap korban. Sebab, saksi mengatakan bahwa pelaku penusukan itu bertubuh kecil. Sedangkan, tubuh M terlihat besar dan kekar.
Bahkan, M ini sempat dihadapkan ke korban dan saksi-saksi lainnya. Dikatakan korban, M tidak ikut melakukan penusukan. Begitu juga dari keterangan saksi, bahwa M tidak ikut terlibat. 'Dari keterangan korban, pelaku penusukan bertubuh kecil. Nah, badan M kan besar dan kekar. Artinya, bukan M pelakunya,' jelas sumber tadi sembari tidak mau namanya dikorankan.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. I Gede Alit Widana menyatakan pihaknya masih terus bekerja keras melakukan penyelidikan siapa pelaku penusukan korban. Meski pihaknya sempat mengamankan M, ternyata bukan dia pelakunya. Lalu siapa pelakunya? Inilah kita masih telusuri. 'Kita masih mengumpulkan saksi-saksi. Mudah-mudahan pelakunya cepat tertangkap,' jelasnya di Mapoltabes Denpasar kemarin. (kmb21)
Sumber: balipost.co.id













