Sri Mulyani Ganti Satpam dan Pasang CCTV di Pengadilan Pajak
Jakarta - Untuk mencegah kembali terjadinya tindakan suap-menyuap dan praktek penyelewengan oleh aparat pajak seperti kasus Gayus Tambunan, Menteri Keuangan Sri Mulyani memasang kamera CCTV dan mengganti seluruh satpam di Pengadilan Pajak.
Hal ini disampaikan Sri Mulyani di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (14/4/2010).
"Setiap sudut dilakukan pemasangan kamera untuk melihat siapa membawa barang atau koper yang dicurigai. Kita sempitkan ruang interaksi yang tidak baik melalui sistem pengamanan. Selain itu Kabag Umum juga sudah mengganti seluruh satpam di sana (Pengadilan Pajak)," katanya.
Sri Mulyani mengatakan, dirinya akan menegakkan aturan dan sistem baru di tubuh Pengadilan Pajak sehingga tidak ada lagi kongkalikong antara aparat pajak dengan wajib pajak di Pengadilan Pajak seperti kasus Gayus Tambunan.
Selain aturan dan sistem baru, proses perekrutan pegawai baru di Pengadilan Pajak juga akan diubah sehingga tidak menimbulkan potensi adanya praktek menyeleweng dari aparat dan wajib pajak.
Seperti diketahui, kasus markus pajak Rp 28 miliar yang melibatkan aparat pajak Gayus Tambunan bergerak di wilayah Pengadilan Pajak. Gayus bekerja di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak, dan Pengadilan Pajak menjadi sarana aksi kongkalikong antara Gayus dengan wajib pajak.
Sri Mulyani mengatakan, selain Gayus ada 10 orang di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak yang dicurigai ikut 'bermain' dengan Gayus. Dari 10 orang ini, 3 orang masih dibebastugaskan, sementara 7 orang dimutasi.
Ke depan, Sri Mulyani akan memeriksa laporan pembayaran pajak pejabat Kemenkeu dan harta kekayaan dari para pejabat dan pegawai Ditjen Pajak.
Sumber: detikfinance.com













