Cara pemasangan Video Signal Amplifier

Media Input dan Output sebagai contoh diatas adalah Camera CCTV yg dihubungkan ke TV dengan kabel coaxial, namun tentu saja tidak hanya sebatas itu, media Input maupun Output bisa juga dari berbagai peralatan video lainnya, semisal DVR standalone, Quad processor, Multiplexer, Projector, DLL.

Video Signal Amplifier biasanya dipergunakan utk mengatasi terjadinya drop atau penurunan kualitas gambar atau noise, yg mana hal ini lumrah terjadi didalam penarikan kabel yg terbilang jauh/panjang.

Terjadinya penurunan kualitas gambar/drop/noise bisa disebabkan banyak hal, kualitas kabel yg buruk, banyaknya interferensi didekat kabel, penarikan kabel yg terlalu panjang, atau bahkan justru output camera yg lemah, dll.

Solusi termudah utk menaikan kualitas gambar, dipergunakanlah Video Signal Amplifier, hitungan kasar penguatan signalnya adalah berdasarkan Input 1V (camera/dvr/dll umumnya juga 1V) dan Output 2.5V, yg dapat dikatakan penguatan signalnya adalah 2,5 kali. Bagi anda yg mempertanyakan bisa seberapa jauh panjang kabelnya jika menggunakan Video Signal Amplifier, tentunya dapat dijawab sendiri dengan menjawab pertanyaan, 'dengan camera yg terpasang saat ini, dan dengan hasil yg masih bagus, berapa jauhkah maksimum panjang kabel yg dapat tercapai?' jika sudah mendapatkan hasilnya, secara mudah tinggal dikalikan 2,5 saja.

Pemasangan Video Amplifier yg umum adalah berada didekat camera, hal ini tentu saja dilakukan untuk memaksimalkan penguatan signal video sebelum terjadinya penurunan kualias signal/drop/noise.

Lihat pada gambar, output camera dicolokan ke input video amplifier dengan menggunakan kabel sedekat mungkin, lalu output video amplifier dicolokan ke TV/DVR/DLL dengan kabel yg lebih panjang/jauh.

Video Signal Amplifier membutuhkan sumber daya tersendiri, bisa menggunakan adaptor utk camera 12V 1A yg umum tersedia dipasaran sebagai sumber daya nya (dijual terpisah), atau boleh juga menggunakan sumber daya dari adaptor camera bersangkutan yg di pararel, tentunya jika adaptor camera tersebut mempunyai daya yg lebih mumpuni, atau bisa juga dari Central Power Supply.

Pada Video Signal Amplifier terdapat potensio meter utk pengaturan kualitas gambar (Gain - HFgai), putarlah potensio tersebut dengan menggunakan obeng/test pen, sambil memperhatikan kualitas gambar yg dihasilkan, sesuaikanlah dengan contrast gambar yg diinginkan.

Untuk penarikan kabel yg sangat jauh, bisa menggunakan kombinasi beberapa unit Video Signal Amplifier, misalnya menggunakan satu unit didekat camera, dan menggunakan unit kedua pada sambungan kabel di setiap jarak 300 meter, dst. (konfigurasi: 0m - 300m - 600m - 900m - dst)

Seiring banyak pertanyaan yg dilontarkan hanya "bisa berapa jauh panjang kabelnya?" dan mengingat konfigurasi diatas, maka secara simpel bisa juga dibilang 1bh Video Signal Amplifier utk jarak 300m, 2bh utk 600m, 3bh utk 900m, dst.

Video Signal Amplifier